Mengatasi Maag Dengan Minyak Zaitun

Mengatasi Maag Dengan Minyak Zaitun

Mengatasi Maag Dengan Minyak Zaitun

Dispepsia merupakan istilah medis untuk penyebutan penyakit maag. Ada pula yang menyebut penyakit maag ini dengan sebutan tukak lambung. Memang beragam, namun tujuannya adalah sama untuk menunjukan bahwa ada masalah pada bagian dinding lambung karena adanya infeksi dari bakteri helicobacter pylori.

Untuk mengatasi maag tersebut kita harus bisa membasmi bakteri yang ada di lambung tersebut agar bakteri itu tidak terus-menerus menggerogoti bagian dinding lambung kita. Karena ketika bakteri itu melakukan aksinya mka kita lah yang dirugikan dengan rusaknya bagian lapisan mukosa dinding lambung, perut kita menjadi sakit, ulu hati terasa seperti dibakar, hingga bisa menyebabkan katuf esofagus di dalam lambung tidak bekerja sebagaimana mestinya sehingga akan menyebabkan kembalinya cairan lambung ke kerongkongan yang akan menimbulkan rasa panas di dada dan sakit pada punggung.

Baca artikel lainnya: Cengkeh bisa Mengatasi Maag

Selain dari ulah si bakteri h.pylori tersebut penyakit maag juga bisa diakibatkan oleh pola makan kita yang kurang teratur, dan pengkonsumsian makanan yang kita lahap malah memp[erberat kerja lambung. Bisa jadi karena kurang lembut saat dikunyah atau mengonsumsi makanan yang memang akan menyakiti lambung kita yang memang telah terkena infeksi oleh bakteri h.pylor tersebut. Ketika maag itu telah benar-benar terjangkit di dalam tubuh Anda, maka Anda bisa melakukan tekhnik pengobtan yang efektif namun tidak menimbulkan resiko. Salah satunya adalah mengobati maag tersebut dengan minyak zaitun.

Minyak zaitun atau dalam bahasa Inggris di sebut dengan olive oil merupakan minyak yang diperoleh dari buah zaitun (Olea europaea). Pohon penghasil buah zaitun ini dikenal dengan pertumbuhannya yang lamban, pohon ini memiliki batang yang keriput berwarna abu-abu. Pohon penghasil buah zaitun ini bisa tumbuh hingga tingginya mencapai 50 meter dan di habitat aslinya pohon zaitun ini bisa hidup hingga 500 tahun lamanya. Buah zaitun sendiri memiliki bentuk yang bulat berisi dan berwarna hijau ketika mentah. Namun ketika buah nya telah matang, maka warna kulitnya akan berubah menjadi kuning. Minyak zaitun sendiri dihasilkan dari proses penyulingan buah zaitun. Minyak zaitun ini biasa orang menggunakannya untuk memasak, bahan bakar lampu minyak, lotion, kosmetik, minyak urut dan tentunya untuk pengobatan herbal.

Salah satu peneliti bernama Conception Romero dan rekanya dari University Hospital of Valme di Spanyol mengemukakan bahwa “senyawa fenolik yang terkandung di dalam minyak zaitun, masih tetap dalam kondisi utuh pada asam simulasi lambung meski dalam kurun waktu yang telah berjam-jam. Senyawa fenolik ini memiliki kandungan anti bakteri dan sangat bagus untuk mengatasi bakteri penyebab dari sakit maag yaitu bakteri helicobacter pylori. termasuk bakteri-bakteri lain yang kebal terhadap penyuntikan anti-biotik”.

Dalam penelitian tersebut telah dijelaskan bukan, bahwa minyak zaitun memang bisa dijadikan sebagai obat maag karena mampu membasmi bakteri h.pylori penyebab dari masalah penyakit maag yang tengah Anda alami. Semoga bermanfaat

Tulisan ini dipublikasikan di Terapi Pengobatan dan tag , , , , , , , , , , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *