Cara Mengobati Pneumonia

PENYAKIT PNEUMONIA

 Hasil gambar untuk pneumonia

Pneumonia

Merupakan salah satu  penyakit infeksi atau peradangan pada bagian paru paru yang diakibatkan bakteri, virus, jamur ataupun parasit di mana pulmonary alveolus yang bertanggung jawab menyerap oksigen dari atmosfer menjadi inflame dan terisi oleh cairan. Pneumonia dapat juga disebabkan oleh iritasi kimia atau paru paru atau sebagai akibat dari penyakit lainnya. semacam kanker paru paru atau terlalu banyak minum alkohol. Namun yang paling sering yaitu penyakit pneumonia sangat sering dialami sebagian besar orang yang sudah lanjut usia dan mereka menderita penyakit kronik gara gara rusaknya sistem kekebalan tubuh, tetapi Pneumonia juga menyerak anak muda yang bertubuh sehat

penyakit ini sering muncul akibat tingkat hunian yang padat, tingkat polusi yang tinggi, mengonsumsi alkohol berlebihan, kebiasaan merokok. Gejala yang terjadi adalah sakit dada, batuk, demam, dan sulit bernapas

Penyebab

Pneumonia disebabkan beberapa macam mikroorganisme, beberapa diantaranya yaitu jamur (P. carinii, C. neoformans, H. capsulatum, C. immitis, S. fumigatus, dan sebagainya), bakteri (S. Penumonia, H, influenza, S. aureus, P. aeruginosa, M. tuberculosis, M. kansasii, dan sebagainya), protozoa, serta virus (CMV dan herpes simpleks).

Bukan hanya itu, ada berbagai macam penyebab langsung yang juga bisa mengakibatkan pneumonia seperti :

  • Diabetes melitus
  • Kelemahan struktur organ pernapasan
  • Penurunan tingkat kesadaran
  • Kebiasaan merokok
  • Jantung kronik

Kuman yang menyebabkan pneumonia biasanya berbeda antara daerah satu dan yang lainnya. Hal ini diakibatkan oleh :

  • Adanya penyakit kronik
  • Polusi lingkungan
  • Penggunaan antibiotik yang tidak sesuai
  • Interaksi pasien yang kemudian menyebabkan infeksi
  • Bagaimana cara terjadinya infeksi
  • Gangguan sistem kekebalan tubuh

Gejala

Gejala pneumonia bisa timbul dengan tiba tiba atau secara perlahan dalam waktu beberapa hari. Gejala pneumonia hampir sama dengan gejala infeksi saluran napas atau seperti bronkitis akut. Adapun beberapa gejala yang muncul pada penderita sebagai berikut :

  1. Penurunan suhu tubuh

gejala pneumonia yang tidak sedikit dialami oleh anak-anak yaitu demam. Sedangkan penurunan suhu tubuh merupakan gejala yang sering dialami oleh orang orang yang sudah lanjut usia, biasanya diatas 65 tahun. Kondisi tersebut muncul sebagai akibat kurangnya kadar oksigen di dalam tubuh sehingga tubuh mengalami hipotermia.

  1. Detak jantung cepat

Seorang penderita pneumonia sudah tentu akan memiliki jumlah oksigen yang relatif sedikit di dalam tubuhnya. Keadaan tersebut menyebabkan jantung harus bekerja lebih keras untuk menyebarkan oksigen dalam jumlah yang terbatas ke seluruh tubuh

  1. Sesak napas

Penderita pneumonia memiliki kondisi paru-paru dengan kantong-kantong kecil di dinding paru-paru yang terisi dengan cairan dan dalam keadaan membengkak.

  1. Sakit kepala

Gejala ini banyak dialami oleh penderita pneumonia karena oksigen yang masuk ke dalam tubuh sangat sedikit sehingga pasokan oksigen pada otakpun tidak maksimal.

  1. Demam

Demam muncul sebagai akibat adanya infeksi pada paru-paru. Infeksi tersebut memicu produksi antibodi pada sistem kekebalan tubuh sehingga tubuh akan melakukan penyerangan terhadap infeksi

Bahayanya pneumonia

Penyakit pneumonia bila tidak segera di obati dengan cepat dan benar dapat memberikan dampak dan bahaya yang serius untuk kesehatan, terutama bagi usia lanjut dan balita yang mana akan memunculkan berbagai gangguan kesehatan yang serius seperti : abses paru-paru atau lubang berananah pada paru paru, efusi plura, infeksi darah, TBC, bronkitis, tubuhnya tumor hinggga kanker paru paru.

Bahkan bahaya pneumonia bisa menyebabkan pembunuh global terkemuka dibawah usia lima tahun, bertanggung jawab atas hampir 1,6 juta kematian per tahun. 1,2 sebaliknya, 732.000 anak meninggal karena malaria dan 200.000 dari HIV/AIDS setiap tahunnya. 3 setiap tahun, diperkirakan 156 juta kasus pneumonia baru terjadi, 97 persen di antaranya di negara berkembang. Tidak hanya itu penyebab kematian terbesar pada anak kecil, namun pada orang-orang yang bertahan, pneumonia meningkatkan risiko pengembangan kelainan

Baca juga : Cara Mengobati Penyakit Maag

Makanan untuk penderita pneumonia

  1. Makanan yang mengandung magnesium

Magnesium yaitu suatu mineral yang paling penting untuk mencegah terjadinya gangguan paru paru dan juga menjadi suatu komponen yang penting untuk proses penyembuhan pneumonia

  1. Kunyit

Kunyit ini  bagus untuk menghilangkan berbagai jenis toksin dan juga infeksi yang ada di dalam paru-paru. Hal ini berkat kandungan  senyawa curcumin yang terdapat di dalam kunyit.

  1. Ikan salmon

Di dalam ikan salmon dan tuna mengandung asam lemak omega 3. Kandungan ini  baik untuk penderita paru-paru basah, selain itu kandungan asam lemak omega 3 ini  juga dapat mencegah penyakit kanker paru-paru.

  1. Buah delima

Buah delima ini mengandung antioksidan. Kandungan antioksidan yang terdapat dalam buah delima juga berguna untuk melawan sekaligus menghentikan pertumbuhan virus, jamur, bakteri penyebab pneumonia

  1. Buncis

Buncis merupakan salah satu jenis sayuran yang juga kaya akan kandungan antioksidan. Selain itu  baik untuk menjaga kesehatan paru-paru, mengkonsumsi buncis juga akan menurunkan gangguan jantung dan juga kanker

  1. Buah buahan dan sayuran yang mengandung karotenoid

asupan yang paling baik untuk mengehentikan pertumbuhan bakteri, virus, dan jamur dalam paru paru yaitu dengan mengonsumsi buah dan sayur yang mengandung karotenoid. Adapun beberapa buah dan sayur yang mengandung banyak karotenoid yaitu ubi jalar, sayuran berwarna hijau gelap, wortel, tomat.

Pantangan makanan penderita pneumonia

  1. Minuman beralkohol

Minuman yang mengandung alkohol itu memang tidak baik bagi kesehatan, minuman beralkohol ini mempunyai kandungan racun yang akan merusak berbagai organ pada tubuh manusia termasuk paru paru. Penelitian menyebutkan bahwa seorang yang mengonsumsi minuman beralkohol lebih rentan terkena pneumonia

  1. Daging kambing

Di dalam daging kambung terdapat kandungan zat nitrosamin. Zat ini akan menyebabkan peradangan pada paru paru yang lebih parah. Apabila anda terus mengonsumsi daging tersebut dalam keadaan paru paru bermasalah radang paru akan menjadi kronis atau lebih parah

  1. Ikan asin

Selain daging kambing ikan asin juga mengandung zat nitrosamin yang tidak baik untuk penderita paru-paru basah. Dengan mengkonsumsi ikan asin maka akan meningkatkan  peradangan paru-paru sehingga penyakit paru-paru basah  justru akan semakin parah.

  1. Terasi

Di dalam terasi merah ada kandungan rhodamin B yang merupakan suatu zat penyebab iritasi dibagian sistem pernapasan. Jika di konsumsi dalam jangka waktu lama maka peradangan pada paru paru dapat terjadi justru menjadi tambah buruk

Cara pengobatan pneumonia

  1. Biji wijen

Cara mengobati pneumonia secara tradisional yang tidak kalah menarik dicoba adalah dengan menggunakan biji wijen.

Untuk penerapannya bisa dengan mencampurkan 1 sdm biji wijen ke dalam 1 cangkir, selanjutnya tambahkan 1 sdm biji rami, kemudian didihkan. Anda dapat mengonsumsi ramuan tersebut 1 hari 1 kali dengan ditambah sedikit garam atau madu untuk menambah khasiat rasanya

  1. Cabe rawit

Memiliki kandungan yang bisa bermanfaat untuk tubuh, salah satu kandungan tersebut yaitu capsaicin, cabe rawit juga mengandung beta karoten yang bisa membantu menjaga kesehatan selaput lendir

Caranya mudah, anda bisa mencampurkan segelas air dengan jus lemon dan sejumput bubuk cabe rawit. selanjutnya konsumsi ramuan tersebut beberapa kali sehari

  1. Kunyit

Cara tradisional yang bisa digunakan untuk mengobati pneumonia adalah kunyit

Penerapannya tidak sulit, anda perlu mencampurkan bubuk kunyit dengan minyak mustard hangat. Aduk sampai seperti pasta. kemudian oleskan ramuan tersebut ke area dada. Bukan hanya sebagai minyak oles, anda juga bisa mencampurkan bubuk kunyit sebanyak 1 sendok teh dengan secangkir susu hangat. Konsumsi ramuan tersebut sebanyak 2 sampai 3 cangkir setiap hari

  1. Daun kemangi

Cara penerapannya kumpulkan 5 lembar daun kemangi, kemudian jadikan jus setelah itu campurkan sejumput lada hitam, jika sudah tercampur, minum sampai habis, anda bisa melakukannya 6 jam sekali

  1. Minyak terpentin

Fungsinya untuk mengurangi gejala dari pneumonia

Caranya anda bisa menggosokan minyak terpentin ke beberapa bagian tubuh, khususnya tulang rusuk.

Sumber : http://www.situskesehatan.net

Tulisan ini dipublikasikan di Terapi Pengobatan. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *